accounting series: IPO BUMN Tahun Ini Akan Sukses

JAKARTA - Ketua Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Airlangga Hartato, menilai PT Pegadaian Persero, PT Geothermal Energy, dan Garuda Maintenance Facility (GMF), memiliki prospek positif untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini.



Adapun sejumlah nama BUMN dan anak usahanya yang disebut Kementerian BUMN bisa melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), yakni PT Semen Baturaja Persero, PT Pegadaian, PT Geothermal Energy, PT Drilling Services Indonesia, dan GMF.



Menurut Airlangga, saham satu BUMN dan anak usaha PT Pertamina dan Garuda Indonesia tersebut ketika dilepas ke pasar, akan diminati investor.



“Pertamina Geothermal, GMF, dan Pegadaian merupakan sektor yang unik dan masing-masing kompetitor di pasarnya belum ada, sehingga menjadi portofolio yang unik untuk bisa dimiliki oleh kalangan investor,” kata dia kala dihubungi di Jakarta, Minggu (15/1/2012).



Disingung mengenai GMF yang kontribusi pendapatannya baru mencapai 70 persen dari PT Garuda Indonesia, Airlangga menilai IPO justru bisa dilaksanakan untuk mendapatkan pendapatan di luar induk usaha. Menurut dia, IPO akan menguntungkan perusahaan karena akan mendapatkan dana segar, yang bisa dialokasikan untuk modal usaha guna meningkatkan kinerja perseroan.



“Meski pendapatan mayoritas dari induk usaha, IPO GMF bisa dilakukan. Tidak ada larangan sejauh transaksi merupakan arm lenght transaction dan jelas dalam paparan publiknya,” imbuh Airlangga.



Sebelumnya, Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan menuturkan, untuk bisa menjadi perusahaan terbuka, kontribusi pendapatan GMF dari induk harus di bawah 50 persen. Dengan demikian, dia memperkirakan, IPO GMF baru bisa direalisasikan pada semester II tahun 2012.



Sumber: economy.okezone.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.