Data BPS Sebut Impor Bawang Merah 150 Ton, Mentan: Itu Bibit

ffe6d9ec-969b-40d1-bded-40f8862691a5_169

Jakarta – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menyatakan bahwa sekarang Indonesia tidak lagi mengimpor bawang merah. Tapi kenyataannya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) bawang merah impor masuk 150 ton di September 2016 atau senilai US$ 135.000.

Secara akumulasi, yakni periode Januari-September 2016, impor bawang merah sudah mencapai 1.190 ton atau senilai US$ 1,15 juta.

“Bawang sudah tidak impor sekarang kita ekspor,” kata Amran di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Jakarta, Selasa (18/10/2016).

Setelah melihat data tersebut, Amran berdalih bahwa bawang merah impor yang tercantum merupakan jenis bibit. Bukan bawang merah yang siap dijual ke konsumen di pasar.

“Hati-hati ada benih/bibit dan bawang komersil. Yang ada (impor) bibit, karena kita ingin supaya produksi lebih tinggi. Tapi bawang komersil tidak ada, coba saja cek,” terangnya.

Selain bawang merah, juga masuk impor bawang putih. Volumenya di September mencapai 40.675 ton atau senilai US$ 54,1 juta. Secara akumulasi, impor bawang putih mencapai 364.949 ton atau US$ 321,6 juta.

 

 

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.