Ekonomi Negara Berkembang Asia Timur Diprediksi Tumbuh 5,8%

moneter

JAKARTA – World Bank (Bank Dunia) memprediksi pertumbuhan ekonomi di negara berkembang Asia Timur dan Pasifik akan tetap bertahan untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Khususnya untuk 2016, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kawasan ini akan mencapai 5,8 persen.

Namun, secara regional untuk daerah di sekitar China (Tiongkok) atau yang menggantungkan ekonomi kepada China, diprediksi pertumbuhan ekonomi akan lebih kecil dibandingkan rata-rata ekonomi negara berkembang lainnya. Hal ini disebabkan karena ekonomi China juga diprediksi akan mengalami perlambatan hingga 2018.

moneter“Untuk daerah lainnya di kawasan sekitar, pertumbuhan diproyeksikan akan stabil di 4,8 persen tahun ini, dan tumbuh ke 5 persen di tahun 2017 dan 5,1 persen di tahun 2018. Secara keseluruhan, negara berkembang Asia Timur diperkirakan tumbuh sebesar 5,8 persen di tahun 2016 dan 5,7 persen di 2017 hingga 2018,” ujar Kepala Ekonom Bank Dunia di Kawasan Asia Timur dan Pasifik Sudhir Shetty melalui video conference di Singapura, Rabu (5/10/2016).

Sebelumnya, dalam rilis pada April lalu, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik akan sedikit melambat dalam kurun waktu 2016 hingga 2018. Namun secara keseluruhan lembaga Bank Dunia ini tetap yakin negara-negara di kawasan ini tetap bisa bertahan.

Kala itu, Bank Dunia memperkirakan laju pertumbuhan di kawasan Asia Timur dan Pasifik akan melambat dari 6,5 persen di 2015 menjadi 6,3 persen di 2016 dan 6,2 persen di 2017-2018. Proyeksi tersebut didasari transisi Tiongkok menuju arah pertumbuhan yang lebih berkelanjutan namun masih melambat.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.